Rabu 30 Sep 2026 13:39 WIB

Mantan Kontestan American Idol Caleb Flynn Dinyatakan Bersalah Kasus Pembunuhan Istri

Caleb sempat berkilah ada penyusup masuk ke rumah dan menembak Ashley.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Pembunuhan (Ilustrasi). Mantan kontestan American Idol, Caleb Flynn, dinyatakan bersalah atas pembunuhan istrinya, Ashley Flynn.
Foto: pixabay
Pembunuhan (Ilustrasi). Mantan kontestan American Idol, Caleb Flynn, dinyatakan bersalah atas pembunuhan istrinya, Ashley Flynn.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan kontestan American Idol, Caleb Flynn, dinyatakan bersalah atas pembunuhan istrinya, Ashley Flynn. Juri di Miami County, Ohio, menjatuhkan vonis bersalah terhadap pria berusia 40 tahun itu pada Selasa (29/9/2026), setelah bermusyawarah selama sekitar 2,5 jam.

Caleb dinyatakan bersalah atas seluruh dakwaan yang dikenakan kepadanya termasuk pembunuhan berencana, penyerangan dengan kekerasan, serta tindakan menghilangkan atau merusak barang bukti. Sebelumnya, Caleb mengaku tidak bersalah atas seluruh dakwaan tersebut.

Baca Juga

Kasus ini bermula pada Februari 2026, ketika Ashley Flynn (37 tahun) ditemukan meninggal akibat luka tembak di rumah mereka di Tipp City, Ohio. Ashley yang berprofesi sebagai guru dan pelatih voli ditemukan dengan dua luka tembak di bagian belakang kepala.

Setelah penembakan, Caleb menelepon layanan darurat 911 dan mengatakan telah terjadi pembobolan rumah. Menurutnya, seorang penyusup masuk ke rumah dan menembak Ashley ketika sang istri sedang tidur. Namun, jaksa menilai cerita mengenai penyusup tersebut hanyalah rekayasa. Menurut jaksa, Caleb menata tempat kejadian perkara agar terlihat seperti telah terjadi pembobolan.

Salah satu bagian penting dalam persidangan adalah hubungan perselingkuhan Caleb dengan Alleigha Botner (24 tahun) yang sebelumnya menjadi intern di gereja tempat Caleb bekerja sebagai pastor. "Terdakwa menjalin hubungan dengan Alleigha dan ingin mengakhiri pernikahannya. Bukti menunjukkan bahwa perasaannya terhadap Ashley jauh melampaui sekadar keinginan untuk bercerai. Dia membenci Ashley," kata Jaksa Penuntut Paul Watkins dilansir laman ABC News, Rabu (30/9/2026).

Caleb dan Alleigha Botner diketahui telah menjalin hubungan selama sekitar 18 bulan dan bertukar lebih dari 100 ribu pesan. Dalam salah satu pesan pada Mei 2025, Caleb menulis bahwa jika ia bisa membunuh Ashley tanpa masuk neraka, ia akan melakukannya. Dalam pesan lain, ia juga mengungkapkan kebenciannya kepada sang istri dan keinginannya agar Ashley tidak lagi berada dalam kehidupannya.

Botner sebelumnya beberapa kali meminta Caleb meninggalkan Ashley. Menurut kesaksiannya, Caleb telah membicarakan rencana meninggalkan istrinya sekitar empat atau lima kali sejak Agustus 2025. Botner bahkan memberikan beberapa batas waktu agar Caleb berpisah dari Ashley. la akhirnya memutus kontak dengan Caleb pada 14 Februari 2026, dua hari sebelum Ashley tewas. 

Berita Lainnya

Rekomendasi