Senin 28 Sep 2026 14:53 WIB

Atiqah Hasiholan Jalani Fisioterapi karena Adegan Fighting di Film Pasukan 1000 Janda

Atiqah tidak memiliki latar belakang bela diri sebelumnya.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Pemeran film Pasukan 1000 Janda Atiqah Hasiholan saat berkunjung ke Republika, Jakarta, Senin (21/9/2026). Film produksi Manara Studios yang disutradarai oleh Archie Hekagery ini mengankat kisah nyata pejuang dan pahlawan nasional asal Aceh yakni Laksamana Malahayati beserta pasukan elit Inong Bale dalam melawan penjajah. Film kolosan bergenre historical fantasy action ini akan tayang perdana di bioskop pada tanggal 12 November 2026 mendatang.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Pemeran film Pasukan 1000 Janda Atiqah Hasiholan saat berkunjung ke Republika, Jakarta, Senin (21/9/2026). Film produksi Manara Studios yang disutradarai oleh Archie Hekagery ini mengankat kisah nyata pejuang dan pahlawan nasional asal Aceh yakni Laksamana Malahayati beserta pasukan elit Inong Bale dalam melawan penjajah. Film kolosan bergenre historical fantasy action ini akan tayang perdana di bioskop pada tanggal 12 November 2026 mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Atiqah Hasiholan mengungkap tantangan terberat saat memerankan Malahayati di film Pasukan 1000 Janda yang terinspirasi dari kisah nyata perjuangan Laksamana Keumalahayati dan pasukan Inong Balee dari Aceh. Menurutnya, persiapan fisik dan adegan laga menjadi tantangan utama dalam film arahan Archie Hekagery tersebut.

Ia mengaku tidak memiliki latar belakang bela diri sebelumnya. Karena itu demi mempersiapkan perannya, Atiqah harus beberapa kali menjalani fisioterapi.

Baca Juga

"Jujur berat. Apalagi aku nggak ada latar belakang fighting. Terus, di sini juga harus berperan sebagai jagoannya kan. Ya, berat sih. Seberat apa? seberat berapa kali saya harus fisioterapi," kata Atiqah saat diwawancara di kantor Republika, Senin (21/9/2026).

Adegan fighting yang harus dilakukan berulang kali juga menjadi tantangan tersendiri bagi Atiqah. Selain koreografi yang cukup panjang, adegan tersebut melibatkan berbagai properti serta kostum perang yang dikenakannya.

Atiqah mengatakan, ia harus mengenakan kostum yang menyerupai zirah atau baju perang. Meski material yang digunakan tim kostum dibuat berbeda agar tidak seberat zirah sebenarnya, kostum tersebut tetap membuat proses fighting menjadi lebih sulit.

"Fighting scene itu paling berat. Karena scene-nya lumayan banyak dan panjang dan kita ada propertinya lumayan, kostumnya juga kalau dilihat pakai baju perang, zirah gitu. Walaupun itu nggak seberat seharusnya karena anak kostum bikin dari material yang berbeda, tapi tetap terlihat look-nya itu. Cuma kan berat, ya, sulit," kata Atiqah.

Untuk mempersiapkan diri menghadapi rangkaian adegan tersebut, Atiqah sudah melakukan persiapan sejak sekitar dua bulan sebelum proses syuting dimulai. Persiapan tersebut tidak langsung berfokus pada koreografi fighting, namun terlebih dahulu menjalani latihan fisik.

"Kita dari dua bulanan sebelum syuting, kita udah latihan koreografi. Kan koreografinya memang udah dipersiapkan, tapi sambil menuju melatih koreografi itu kan ada latihan-latihan fisik dulu supaya koreografinya bisa dilakukan dengan baik," kata dia.

Dalam proses tersebut, Atiqah berlatih bersama tim Ozoh Stunts yang dipimpin Jonathan Ozoh. Latihan itu kemudian berlanjut pada persiapan menggunakan senjata yang menjadi bagian dari adegan laga dalam film, termasuk rencong.

Tantangan Atiqah juga bertambah karena ia harus beradu fighting dengan aktor laga asal Belanda Ron Smoorenburg yang memerankan karakter Cornelis. Dalam adegan tersebut, Atiqah harus mampu mengimbangi kemampuan Ron yang memiliki pengalaman lebih dalam di dunia laga. Apalagi jika mengacu ke sejarah, Malahayati bisa mengalahkan Cornelis.

"Di sini juga ada aktor laga, dia udah berapa kali sih main di Hollywood juga ya, Ron Smoor. Dia itu jadi Cornelis. Nah, itu ada scene fighting sama dia juga, jadi kayak harus ngimbangin dia juga gitu kan. Dan di sejarah-sejarahnya kan memang Cornelis ini kalah gitu kan, jadi berat sih. Berat," kata dia.

Film Pasukan 1000 Janda mengisahkan para perempuan Aceh yang kehilangan suami akibat peperangan. Mereka kemudian mengambil peran di garis depan untuk melanjutkan perjuangan melawan penjajah.

Teaser poster film menampilkan sosok Laksamana Malahayati bersama pasukan Inong Balee. Para perempuan tersebut digambarkan membawa senjata dan bersiap menghadapi pasukan Belanda.

Film Pasukan 1000 Janda dibintangi Atiqah Hasiholan, Emil Kusumo, Muzakki Ramdhan, dan Syaura Salsabila. Film ini juga menghadirkan Cut Mini, Ully Triani, Tasha Siahaan, Fergie Brittany, serta Dafina Jamasir.

Selain itu, Vincent Verhaag dan Ron Smoorenburg turut bergabung dalam jajaran pemain. Smoorenburg merupakan aktor asal Belanda yang pernah beradu peran dengan Jackie Chan dalam film Who Am I?. Film Pasukan 1000 Janda dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi