REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kanker usus besar atau kanker kolorektal semakin banyak ditemukan pada kelompok dewasa muda. Penyakit ini juga sering kali tidak langsung menimbulkan gejala, sehingga banyak kasus terdeketsi ketika kanker sudah menyebar.
Berdasarkan data Globocan 2022, terdapat 35.676 kasus kanker usus besar di Indonesia. Angka tersebut menempatkan kanker usus besar sebagai jenis kanker dengan jumlah kasus terbanyak keempat di Indonesia, setelah kanker payudara, kanker paru-paru, dan kanker serviks.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 19.255 kasus atau 7,9 persen berakhir dengan kematian. Angka itu menjadikan kanker usus besar sebagai jenis kanker dengan jumlah kematian terbanyak kelima.
Di tengah kondisi tersebut, menjaga pola hidup dan memperhatikan deteksi dini menjadi hal penting. Dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterolog dan hepatolog dr Saurabh Sethi, membagikan lima kebiasaan sehari-hari yang dapat membantu menurunkan risiko kanker usus besar. Berikut lima kebiasaan tersebut seperti dilansir laman Hindustan Times, Jumat (25/9/2026):
1. Konsumsi kopi
Kopi kaya akan antioksidan dan senyawa antiperadangan yang dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel dan peradangan. Keduanya berkaitan dengan perkembangan sejumlah jenis kanker.
Menurut dr Sethi, beberapa penelitian menunjukkan adanya kaitan antara konsumsi kopi dan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah. "Konsumsi kopi telah dikaitkan dengan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah dalam beberapa penelitian. Konsumsi kopi juga dikaitkan dengan risiko kematian dari semua penyebab yang lebih rendah," kata dia.
2. Cukupi kebutuhan kalsium
Dokter Sethi juga menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya kalsium. Kalsium dapat membantu menurunkan risiko kanker dengan cara mengikat senyawa berbahaya di dalam usus, Dengan demikian, senyawa tersebut dapat dicegah agar tidak mengiritasi lapisan usus besar.
"Makanan kaya kalsium dikaitkan dengan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah. Pilih yoghurt tanpa gula, susu, atau makanan yang diperkaya kalsium," kata dr Sethi.