REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penulis James Bond, Charlie Higson, memprediksi publik akan marah ketika pemeran baru agen 007 untuk film Bond 26 akhirnya diumumkan. Higson menilai produser waralaba James Bond menghadapi tugas yang nyaris mustahil karena siapa pun yang dipilih berpotensi menuai kritik dari penggemar.
"Bagaimanapun jawabannya, semua orang akan sangat marah ketika mereka mengetahuinya," kata Higson dilansir laman The Independent, Jumat (25/9/2026).
Higson, penulis buku 007 terbaru berjudul King Zero, sebelumnya telah menyampaikan pendapatnya mengenai kandidat terkuat saat ini, Jack Lowden. la menilai Lowden merupakan pilihan yang kurang meyakinkan.
Reaksi negatif penggemar terhadap pemeran baru Bond bukanlah hal yang baru. Ketika Daniel Craig dipilih sebagai James Bond, sebagian penggemar memprotes karena rambut pirangnya. Craig juga dinilai terlalu kasar untuk membawakan karakter Bond yang dikenal memiliki pembawaan elegan dan penuh gaya.
Namun, keraguan tersebut berubah setelah Casino Royale dirilis pada 2006. Craig mampu mematahkan segala keraguan hingga memerankan Bond hingga No Time to Die pada 2021. Selama periode tersebut, Craig menjadi salah satu pemeran Bond paling populer dalam sejarah waralaba yang telah berjalan selama sekitar enam dekade.
Sementara itu, Jack Lowden yang dikenal lewat serial Slow Horses saat ini menjadi kandidat diunggulkan untuk menggantikan Craig sebagai Bond. Selain Lowden, nama Callum Turner dan Jacob Elordi juga disebut-sebut sebagai calon Bond.