REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pilihan untuk mengganti warna rambut selalu menjadi langkah menyenangkan sekaligus mendebarkan. Selain ampuh untuk menyegarkan penampilan dan menarik perhatian, perubahan warna rambut sering kali menjadi sarana ekspresi diri.
Meski demikian, keputusan untuk mengubah warna rambut bukanlah hal yang bisa dilakukan secara impulsif. Ada banyak faktor penting yang perlu dipertimbangkan matang-matang agar hasil yang didapatkan sesuai ekspektasi tanpa harus mengorbankan kesehatan helai rambut.
Salah satu kunci utama keberhasilan dalam mewarnai rambut terletak pada tingkat kesesuaian antara warna yang dipilih dengan karakteristik fisik penggunanya. Warna rambut yang tampak memesona pada orang lain belum tentu memberikan efek menawan yang sama ketika diterapkan pada Anda. Hal ini dikarenakan penampilan akhir pewarnaan sangat dipengaruhi oleh undertone warna kulit, tekstur alami rambut, hingga pola gaya hidup harian. Memahami kesalahan-kesalahan umum serta merencanakan perawatan yang tepat sejak awal adalah langkah krusial agar warna rambut tetap awet dan tidak cepat pudar.
Kepala Streax Profesional, Rochelle Chhabra, mengatakan warna rambut yang ideal harus mampu melengkapi penampilan keseluruhan seseorang, bukan malah bertabrakan. Menurut dia, melakukan konsultasi dengan tenaga ahli atau profesional sebelum mengeksekusi proses pewarnaan akan memberikan petunjuk yang jauh lebih terarah dan memuaskan.
“Warna rambut yang tepat harus sesuai dengan warna kulit, tekstur rambut, gaya hidup, dan tingkat perawatan yang akan Anda lakukan. Konsultasi dengan profesional juga dapat membantu menentukan apa yang akan terlihat paling baik sembari merawat kesehatan rambut,” ucap Chhabra dilansir laman Hindustan Times pada Selasa (21/9/2026).
Selain masalah pemilihan warna, salah satu kekhawatiran terbesar yang kerap membuat orang ragu untuk mewarnai rambut adalah anggapan bahwa bahan kimia dalam cat rambut akan merusak struktur rambut secara permanen. Chhabra menilai hal tersebut sebagai bentuk kesalahpahaman yang perlu diluruskan. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan di bidang kecantikan, teknologi pewarnaan rambut saat ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dibandingkan beberapa tahun lalu.
“Sistem pewarnaan profesional milik salon-salon sudah berkembang secara signifikan dan dan kini mencakup formula yang lebih lembut serta bebas amonia, yang diperkaya dengan bahan-bahan pengkondisi seperti minyak Argan dan minyak kenari, yang membantu menjaga kelembutan, kilau, dan kualitas rambut secara keseluruhan selama proses pewarnaan,” ujar Chhabra.
Setelah proses pewarnaan pertama selesai dan hasilnya terlihat indah, biasanya muncul dorongan untuk kembali mewarnai rambut setelah beberapa waktu. Pertanyaannya, seberapa sering sebenarnya seseorang diperbolehkan mewarnai ulang rambut mereka?