Kamis 17 Sep 2026 07:03 WIB

Kritik Pedas Eks Pink Floyd untuk Ed Sheeran atas Kasus Macklemore

Eks Pink Floyd Roger Waters menyatakan dukungannya untuk Macklemore.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Penyanyi asal Inggris, Ed Sheraan. Penyanyi dan mantan personel Pink Floyd, Roger Waters, menyatakan dukungannya kepada Macklemore sekaligus melontarkan kritik tajam kepada Sheeran.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Penyanyi asal Inggris, Ed Sheraan. Penyanyi dan mantan personel Pink Floyd, Roger Waters, menyatakan dukungannya kepada Macklemore sekaligus melontarkan kritik tajam kepada Sheeran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi dan mantan personel Pink Floyd, Roger Waters, menyatakan dukungannya kepada Macklemore sekaligus melontarkan kritik tajam kepada Sheeran. Dalam sebuah video yang dibagikan melalui Instagram, video tersebut dibuka dengan tulisan "Ed Who?" sebelum Waters muncul dan menyampaikan pesan kepada Ed Sheeran.

Dalam video itu, Waters juga menampilkan gambar Francesca Albanese, Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta foto seorang perempuan dari Gaza yang tampak menangis. Waters kemudian membandingkan orang-orang yang melakukan hal benar dengan mereka yang melakukan hal sebaliknya. la menyebut Macklemore sebagai contoh orang yang melakukan hal yang benar.

Baca Juga

"Saya hanya punya pesan singkat untuk Sheeran. Ada dua jenis orang di dunia ini. Ada orang-orang yang melakukan hal yang benar, rapper Macklemore adalah salah satunya," kata dia dalam unggahan tersebut dilansir laman NME, Rabu (16/9/2026).

Sebaliknya, Waters menyebut Sheeran sebagai little prick atau si brengsek kecil karena telah melakukan keputusan yang salah. "Dan ada orang-orang little prick seperti Anda yang melakukan hal yang salah. Selamat tinggal," ujar Waters.

photo
 Penyanyi dan mantan personel Pink Floyd, Roger Waters, menyatakan dukungannya kepada Macklemore sekaligus melontarkan kritik tajam kepada Sheeran. - (EPA-EFE/MAURICIO DUENAS CASTANED)

 

Kontroversi ini bermula setelah Macklemore menyampaikan pernyataan pro Palestina saat tampil sebagai salah satu penampil pembuka dalam Loop Tour Ed Sheeran. Dalam penampilannya, Macklemore menyerukan agar seluruh manusia diperlakukan dengan martabat, rasa hormat, dan kesetaraan. la juga menyerukan "Free Palestine".

Pernyataan tersebut kemudian mendapat kecaman dari kelompok Yahudi Israeli-American Council (IAC). Organisasi itu menilai Macklemore menggunakan panggungnya untuk mendorong apa yang mereka sebut sebagai agenda politik sepihak dan menyerukan agar rapper tersebut dikeluarkan dari tur. Musisi Pink juga turut mendukung seruan agar Macklemore dicoret dari tur.

photo
Rapper Macklemore. - (EPA)

 

Macklemore kemudian merespons kritik tersebut. la mengatakan memperjuangkan kesetaraan seharusnya tidak menjadi sesuatu yang kontroversial. Namun, Macklemore akhirnya memang dikeluarkan dari rangkaian tur Sheeran di Amerika Serikat.

Menurut promotor tur, Messina Touring Group, sejumlah pemilik atau pengelola venue menolak menjadi tuan rumah pertunjukan apabila Macklemore tetap masuk dalam daftar penampil. Macklemore sebelumnya dijadwalkan tampil dalam sejumlah konser Sheeran yang tersisa di Amerika Serikat.

 

Setelah pencoretannya, Macklemore mengeluarkan pernyataan yang mengaitkan keputusan tersebut dengan Robert Kraft, pemilik New England Patriots dan Gillette Stadium. Macklemore menyebut Kraft menjalankan kampanye untuk menekan Sheeran agar mencoretnya dari tur. Menurut klaim Macklemore, jika dirinya tetap tampil, terdapat ancaman terhadap penyelenggaraan pertunjukan di sejumlah venue.

Pencoretan Macklemore kemudian memicu aksi solidaritas dari sejumlah musisi yang terlibat dalam tur tersebut. Finneas, Aaron Rowe, Beoga, dan Lukas Graham mengumumkan bahwa mereka mundur dari tur Sheeran sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore dan rakyat Palestina.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi