Kamis 10 Sep 2026 18:00 WIB

Laptop Gaming RTX 50 Series Masuk Indonesia, Segini Perkiraan Harganya

RTX 50 Series memperketat persaingan laptop gaming Indonesia.

Ilustrasi laptop game.
Foto: Erdy Nasrul/Republika
Ilustrasi laptop game.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persaingan laptop gaming di Indonesia kembali bertambah ketat dengan masuknya perangkat berbasis kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series. Salah satu model terbaru yang masuk pasar menawarkan tiga pilihan GPU, mulai RTX 5050, RTX 5060 hingga RTX 5070, dengan harga mulai Rp27,99 juta hingga Rp35,99 juta.

ASUS membawa TUF Gaming 16 (FX610) ke Indonesia dalam lima konfigurasi. Perangkat berukuran 16 inci tersebut diposisikan untuk memainkan gim kompetitif dengan frame rate tinggi sekaligus judul AAA yang membutuhkan kemampuan grafis lebih berat.

Baca Juga

Data pengujian yang disampaikan produsen menunjukkan varian tertinggi dengan RTX 5070 menghasilkan rata-rata 262,7 frame per second (fps) pada CS:GO dan 75,1 fps pada Cyberpunk 2077. Pengujian dilakukan pada resolusi native 1080p tanpa menggunakan DLSS sehingga angka tersebut perlu dibaca sebagai hasil pengujian teknis yang disediakan produsen, bukan pengujian independen.

Varian RTX 5060 dalam pengujian yang sama mencatat 253 fps pada CS:GO dan 70,3 fps pada Cyberpunk 2077. Sementara RTX 5050 menghasilkan masing-masing 237,9 fps dan 64,6 fps.

Selain performa grafis, faktor pendinginan menjadi salah satu perhatian pada laptop gaming karena CPU dan GPU harus mempertahankan performanya ketika digunakan dalam waktu panjang. Perangkat ini menggunakan dua kipas dan tiga pipa tembaga dengan daya gabungan CPU dan GPU yang diklaim dapat mencapai 105 watt.

Produsen mengklaim sistem tersebut bekerja pada tingkat kebisingan sekitar 40 dBA. Konfigurasi dayanya terdiri atas sekitar 35 watt untuk CPU dan 70 watt untuk GPU ketika sistem berada dalam beban tinggi.

Prosesor HX Generasi ke-14

Untuk sektor pemrosesan, tersedia pilihan Intel Core i5-14450HX dan Core i7-14650HX generasi ke-14. Versi i7 memiliki 16 core dan 24 thread dengan kecepatan turbo hingga 5,2 GHz, sedangkan versi i5 memiliki 10 core dan 16 thread dengan turbo hingga 4,8 GHz.

Dalam data Cinebench R23 yang disertakan perusahaan, Core i7-14650HX memperoleh skor multi-thread 17.617,8 poin dan single-thread 2.014,6 poin. Core i5-14450HX mencatat skor masing-masing 13.605,7 dan 1.846,6 poin.

Kapasitas pemrosesan tersebut diarahkan bukan hanya untuk bermain gim, tetapi juga penggunaan secara bersamaan dengan perangkat lunak lain seperti aplikasi streaming, peramban, maupun perekam layar. Kebutuhan semacam ini semakin relevan seiring banyak pemain gim menggunakan perangkat yang sama untuk bermain, melakukan streaming, dan membuat konten.

RAM Bisa Ditingkatkan

Perangkat dibekali RAM 16 GB DDR5-5600 melalui dua slot SO-DIMM. Kapasitas memori dapat ditingkatkan hingga 64 GB sehingga pengguna tidak sepenuhnya bergantung pada konfigurasi awal saat membeli perangkat.

Penyimpanannya menggunakan SSD NVMe PCIe 4.0 berkapasitas 512 GB. Tersedia pula slot M.2 kedua bagi pengguna yang membutuhkan ruang penyimpanan tambahan, terutama karena sejumlah gim modern kini membutuhkan puluhan hingga lebih dari 100 GB ruang penyimpanan.

Laptop tersebut menggunakan layar IPS-level 16 inci beresolusi 1.920 x 1.200 piksel dengan rasio 16:10. Refresh rate mencapai 144Hz, cakupan warna diklaim 100 persen sRGB dan tingkat kecerahan maksimal 300 nits.

Konektivitasnya mencakup Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, serta port LAN RJ45. Keberadaan koneksi kabel masih menjadi perhatian pada laptop gaming karena stabilitas jaringan dan latensi merupakan faktor penting terutama dalam gim kompetitif.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi