REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penelope Cruz tak kuasa menahan tangis saat Bunker mendapat sambutan meriah dalam pemutaran perdana di Festival Film Venesia, Selasa (8/9/2026). Film yang dibintangi Cruz bersama suaminya, Javier Bardem, mendapat standing ovation selama 15,5 menit.
Hal ini menjadikan film Bunker sebagai pemegang rekor sementara untuk standing ovation terlama di Venesia 2026. Festival Film Venesia sendiri digelar di Pulau Lido, Venezia, Italia mulai 2 hingga 12 September 2026.
Ketika tepuk tangan penonton melewati 10 menit, Cruz terlihat mengucapkan terima kasih kepada para penggemar. la juga sempat menjabat tangan salah satu penonton yang terlihat sangat antusias di belakangnya. Sutradara Florian Zeller kemudian meminta para pemain Bunker termasuk Patrick Schwarzenegger dan Paul Dano untuk maju satu per satu dan menerima tepuk tangan penonton.
Bunker dibintangi Cruz dan Bardem sebagai pasangan suami istri yang menghadapi gejolak profesional sekaligus personal di rumah mereka di London. Bardem berperan sebagai Miguel, seorang arsitek yang menerima pekerjaan untuk membangun bunker perlindungan bagi Andrew, seorang miliarder teknologi yang diperankan Paul Dano.
Pekerjaan tersebut menjadi sumber konflik sekaligus memicu keretakan dalam rumah tangga Miguel dan Sofia, karakter yang dimainkan Cruz. Setelah 17 tahun bersama, Sofia mulai mempertanyakan apakah dirinya dan sang suami masih memiliki nilai-nilai yang sama. Situasi semakin rumit ketika Sofia mulai bekerja dengan Jeremy Gray, seorang novelis Amerika yang diperankan Schwarzenegger.
Dengan jajaran pemain kenamaan serta reputasi Zeller sebagai sutradara visioner, Bunker menjadi salah satu film yang paling dinanti dalam rangkaian festival film musim gugur tahun ini. Film ini juga menandai kembalinya Zeller ke Venesia, tempat filmnya yang berjudul The Son berkompetisi memperebutkan penghargaan Golden Lion pada tahun 2022.
Zeller sebelumnya sudah dikenal sebagai penulis naskah drama ternama sebelum sukses beralih ke dunia perfilman lewat The Father. Film tersebut memenangkan dua Oscar, masing-masing untuk penampilan utama Anthony Hopkins dan kategori Skenario Adaptasi Terbaik yang diraih Zeller bersama Christopher Hampton.