REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah tiga tahun menempa diri dalam kedisiplinan militer yang ketat, Putri Leonor resmi melepas seragam tentara dan menggantinya dengan gaya khas mahasiswi. Putri mahkota Spanyol itu kini masuk ke dunia akademik perguruan tinggi di Kampus Getafe, Carlos III University of Madrid untuk menempuh program studi Ilmu Politik selama empat tahun ke depan.
Suasana di area kampus yang terletak di luar pinggiran kota Madrid itu mendadak penuh riak antusiasme. Tepat sebelum pukul 09.00, Senin (7/9/2026) waktu setempat, calon ratu Spanyol yang kini berusia 20 tahun tersebut tiba di lokasi bersamaan dengan ribuan mahasiswa baru lainnya.
Penampilannya terkesan begitu kasual. Ia mengenakan kemeja putih berpotongan santai, celana jins denim, serta tas bahu hitam yang memuat perlengkapan belajarnya. Rambut pirangnya ditata rapi dalam ikatan kepang Prancis, membuatnya membaur dengan begitu alami di tengah kerumunan anak muda seusianya.
Kehadiran sang Putri Mahkota Asturias tak luput dari perhatian para penghuni kampus. Hugo Pérez, seorang mahasiswa berusia 22 tahun, membagikan kesannya saat melihat riuhnya suasana pagi itu.
Menurutnya, Kampus Getafe tidak pernah terlihat seramai itu hanya untuk menanti kedatangan seorang mahasiswa baru. Namun, baginya Leonor tetaplah manusia biasa yang datang untuk menuntut ilmu. "Jika kita tidak mengenalnya, kita dapat dengan mudah mengira dia adalah mahasiswi biasa, bukan mahasiswa tahun pertama, karena kamu sudah dapat mengetahui bahwa dia berumur 21 tahun, tapi mahasiswi dari tahun lain," ujarnya dikutip dari Hello!.
Hal senada diungkapkan oleh Icíar Romero, mahasiswa jurusan Administrasi Bisnis. Bagi Romero, berbagi ruang kelas dan kehidupan kampus bersama seorang calon kepala negara adalah sebuah kehormatan tersendiri.
Ia berharap sang Putri bisa merasa diterima sebagai bagian dari komunitas tanpa harus merasa selalu diawasi. Menurut pandangannya, keriuhan pada hari pertama adalah hal yang wajar karena rasa penasaran publik.
"Hari pertama mungkin memicu antusiasme dan rasa penasaran, tapi pada akhirnya kita semua berada di sini untuk alasan yang sama: belajar dan meraih gelar," kata dia.
Pihak rektorat universitas pun menyambut momen bersejarah ini dengan terbuka. Rektor Carlos III University of Madrid, Angel Arias, menyampaikan bahwa Putri Leonor berada dalam kondisi yang tenang, antusias, serta sangat siap memulai perjalanan barunya.
Arias memastikan tidak ada perlakuan khusus atau penyambutan yang berlebihan. Hari pertama sang Putri berjalan sepenuhnya normal seperti mahasiswa lain, diawali dengan sesi pengenalan dari wakil dekan, lalu dilanjutkan dengan kuliah pertama mengenai Teori Hukum yang diampu oleh Profesor Rafael de Asís.