Rabu 12 Aug 2026 10:11 WIB

Jessica Mila Buka Suara Soal Isu Larangan Berlayar ke Pulau Padar

Jessica Mila mengaku tak mendapatkan pemberitahuan mengenai adanya larangan berlayar.

Rep: mg166/ Red: Qommarria Rostanti
Aktris Jessica Mila. Jessica Mila buka suara terkait kunjungannya ke Pulau Padar saat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo sedang memberlakukan Maklumat Pelayaran terkait penutupan sementara rute tersebut dari 7 hingga 10 Agustus akibat ancaman cuaca buruk dari BMKG.
Foto: Tangkapan layar Instagram Jessica Mila
Aktris Jessica Mila. Jessica Mila buka suara terkait kunjungannya ke Pulau Padar saat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo sedang memberlakukan Maklumat Pelayaran terkait penutupan sementara rute tersebut dari 7 hingga 10 Agustus akibat ancaman cuaca buruk dari BMKG.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Unggahan momen liburan Jessica Mila bersama keluarganya di kawasan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, menuai kritik warganet. Sang aktris disorot karena berlayar menuju Pulau Padar dan Pulau Komodo pada Ahad (9/8/2026), padahal Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo sedang memberlakukan Maklumat Pelayaran terkait penutupan sementara rute tersebut dari 7 hingga 10 Agustus akibat ancaman cuaca buruk dari BMKG.

Menanggapi tuduhan mengabaikan aturan keselamatan, Jessica Mila memberikan klarifikasi terbuka melalui unggahan di akun media sosial pribadinya pada Selasa (11/8/2026). Dia menjelaskan, ia dan keluarganya sama sekali tidak mendapatkan pemberitahuan mengenai adanya larangan berlayar dari pihak pengelola maupun kapten kapal yang mendampingi perjalanan mereka. Sebagai pengguna jasa, mereka menyerahkan penuh urusan teknis dan keselamatan perjalanan kepada nakhoda.

Baca Juga

“Aku dan keluarga sangat mengutamakan kemanan dan keselamatan dalam bepergian, apalagi dengan adanya Kyarra dan anak-anak lain di rombongan kami. Untuk penentuan rute perjalanan ini, tentu kami menyerahkan sepenuhnya ke captain kapal karena seluruh tanggung jawab dan keputusan mengenai rute, keamanan dan keselamatan kami adalah tanggung jawab captain kapal,” tulisnya pada unggahannya.

Ia juga menyebut kondisi di lapangan saat itu terbilang kondusif dan relatif cerah. Selain itu, terlihat banyak kapal wisata dan turis lain yang bersandar di Pulau Padar, sehingga rombongannya tidak menaruh curiga sedikit pun bahwa perjalanan tersebut bermasalah atau menabrak imbauan resmi otoritas pelabuhan.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi