Jumat 05 Jun 2026 14:27 WIB

Jakarta Fair 2026 Sediakan Mushola Besar untuk Pengunjung

Penyelenggaraan Jakarta Fair diharapkan dapat mendongkrak ekonomi.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Satria K Yudha
Direktur Marketing JIExpo Ralph Scheunemann (tengah) saat konferensi pers terkait penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).
Foto: Bayu Adji P/Republika
Direktur Marketing JIExpo Ralph Scheunemann (tengah) saat konferensi pers terkait penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 akan menyediakan mushola seluas sekitar 1.000 meter persegi bagi pengunjung. Fasilitas tersebut menjadi salah satu tambahan yang disiapkan penyelenggara menjelang pembukaan pameran pada 11 Juni mendatang.

General Manager Operations Jakarta International Expo (JIExpo) Oki Setiawan mengatakan, mushola tersebut berada di lantai empat Gedung Pusat Niaga JIExpo dan dapat digunakan pengunjung selama penyelenggaraan Jakarta Fair.

Baca Juga

“Untuk tahun ini, rekan-rekan kita yang Muslim di Jakarta Fair kali ini, kita akan sediakan musala dengan luas kurang lebih 1.000 meter di lantai 4 Gedung Pusat Niaga,” kata Oki saat konferensi pers di JIExpo Kemayoran, Kamis (4/6/2026).

Menurut Oki, keberadaan mushola yang lebih luas diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan pengunjung yang datang selama pameran berlangsung.

Selain fasilitas ibadah, Jakarta Fair tahun ini juga akan didukung rute tambahan Transjakarta yang terhubung langsung ke area pameran melalui halte di dekat Pintu 2.

Direktur Marketing JIExpo Ralph Scheunemann mengatakan, Jakarta Fair 2026 akan berlangsung selama 32 hari, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Durasi penyelenggaraan tahun ini lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2025, Jakarta Fair mencatat sekitar 5,9 juta pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp7,3 triliun. Tahun ini, penyelenggara menargetkan jumlah pengunjung melampaui enam juta orang dengan nilai transaksi mendekati Rp8 triliun.

“Kami harapkan tahun ini pengunjungnya akan di atas 6 juta dan mungkin transaksinya juga mendekati Rp 8 triliun, target kami,” kata Ralph.

Ia menambahkan, Jakarta Fair 2026 diikuti sekitar 2.800 peserta dengan 1.800 tenant. Sekitar 45 persen peserta merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Berbagai produk dari sektor otomotif, elektronik, fesyen, perlengkapan rumah tangga, kuliner, kerajinan, hingga jasa akan dipamerkan selama penyelenggaraan Jakarta Fair.

Selain pameran produk, sejumlah hiburan juga disiapkan, mulai dari konser musik, wahana permainan, parade karnaval, hingga pesta kembang api. Sejumlah musisi dan grup musik seperti Slank, Hindia, Sal Priadi, Kotak, Tipe-X, The Changcuters, Fiersa Besari, Juicy Luicy, Superman Is Dead, Endank Soekamti, JKT48, dan NDX AKA dijadwalkan tampil selama acara berlangsung.

Kepala Bagian Kerja Sama Pihak Ketiga Pemprov DKI Jakarta Faisal mengatakan Jakarta Fair menjadi salah satu agenda dalam rangkaian HUT ke-499 Kota Jakarta dan diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi di ibu kota.

“Harapannya mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Jakarta dan menjadi salah satu magnet yang menarik masyarakat dari berbagai daerah untuk datang ke Jakarta,” kata Faisal.

Berita Lainnya

Rekomendasi