REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memutuskan untuk berhenti merokok adalah salah satu keputusan paling penting dan bermakna yang bisa dibuat oleh seseorang dalam hidupnya. Begitu seseorang mematikan rokok terakhirnya, proses penyembuhan di dalam tubuh sebenarnya langsung dimulai tanpa menunda waktu.
Walaupun pemulihan secara total membutuhkan proses yang panjang dan lambat, tubuh manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk melakukan perubahan positif hanya dalam hitungan menit atau jam setelah berhenti merokok. Langkah awal ini dinilai menjadi fondasi yang sangat krusial dalam menurunkan berbagai risiko penyakit berbahaya pada masa depan.
Technical Director di BDR Pharmaceuticals, dr Aravind Badiger, menjelaskan bagaimana tubuh kita bereaksi, baik secara mental maupun fisik, ketika seseorang menghentikan kebiasaan merokok. Menurut dia, segera setelah seseorang berhenti merokok, tubuh langsung merespons dengan melakukan perubahan fisiologis yang sangat cepat.
Dalam rentang waktu hitungan menit hingga beberapa pekan pertama, rangkaian keajaiban pemulihan tubuh terjadi secara bertahap namun pasti. Hanya dalam waktu 20 menit pertama setelah rokok terakhir dimatikan, detak jantung dan tekanan darah yang tadinya melonjak akibat efek rokok mulai bergerak turun menuju kondisi normal.
Selanjutnya, ketika waktu memasuki 12 jam, kadar gas beracun karbon monoksida di dalam aliran darah mulai menurun drastis, yang secara otomatis membuat kadar oksigen di dalam tubuh meningkat kembali ke tingkat yang sehat. Memasuki fase 24 hingga 72 jam, saluran bronkial di dalam paru-paru mulai rileks dan melebar, sebuah proses penting yang membuat sistem pernapasan terasa jauh lebih lega dan ringan. Jika komitmen ini berhasil dipertahankan hingga memasuki pekan kedua sampai minggu ke-12, sistem sirkulasi darah di seluruh tubuh serta fungsi kerja organ paru-paru akan mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
Dokter Aravind Badiger mengatakan perubahan yang terjadi secara cepat ini menunjukkan bagaimana tubuh kita langsung bereaksi sesaat setelah pasokan racun dihentikan. "Jantung para perokok aktif yang sudah berlangsung lama sekalipun, di luar dugaan akan mulai merasakan berkurangnya beban kerja dengan sangat cepat. Fenomena ini menjadi bukti nyata dari kemampuan luar biasa yang dimiliki oleh tubuh manusia untuk pulih dan memperbaiki dirinya sendiri setelah penghentian aktivitas merokok,” ujarnya dikutip dari laman Hindustan Times pada Selasa (2/6/2026).