Sabtu 30 May 2026 12:59 WIB

Konser F✦FOREVER Bikin Penonton ‘Mabuk Kenangan’

Penonton diajak nostalgia dengan tembang-tembang lawas oleh F✦FOREVER.

Konser F-FOREVER 1st World Tour di Indonesia Arena, GBK Senayan, Jakarta, pada Jumat (29/5/2026).
Foto: Dok. Republika/Qommarria Rostanti
Konser F-FOREVER 1st World Tour di Indonesia Arena, GBK Senayan, Jakarta, pada Jumat (29/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ada ikatan tak kasat mata yang mempertemukan ribuan pasang mata di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Jumat (29/5/2026). Malam tadi, venue berganti menjadi ruang nostalgia yang emosional.

Di atas panggung megah berdesain modern, F✦FOREVER bukan sekadar menghibur, melainkan membuka kembali lembaran memoar lama yang telah tersimpan rapi selama lebih dari dua dekade. Grup yang digawangi oleh Jerry Yan, Vanness Wu, Vic Chou, bersama Ashin sukses menggelar konser bertajuk “F✦FOREVER 1st World Tour”.

Baca Juga

Selama kurang lebih tiga jam penuh, dimulai sejak riuh lampu padam sekitar pukul 20.00 WIB hingga mendekati pukul 23.00 WIB, ribuan penggemar yang didominasi generasi milenial hingga penonton yang lebih senior, diajak melintasi batas waktu. Mereka kembali ke masa remaja, masa di mana dunia terasa lebih sederhana dan lirik-lirik pop Mandarin mengiringi setiap tumbuh kembang dewasa mereka.

photo
Konser F?FOREVER 1st World Tour di Indonesia Arena, GBK Senayan, Jakarta, pada Jumat (29/5/2026). - (Dok. Republika/Qommarria Rostanti)

Secara presentasi visual, konser malam itu menjadi karya sinematik dan teatrikal. Penyelenggara tidak sekadar menyajikan panggung musik konvensional, melainkan membangun sebuah narasi cerita yang hidup. Pertunjukan dibuka dengan manipulasi atmosfer yang dramatis, gemuruh suara petir hingga visualisasi kaca pecah di layar raksasa.

Semua kemegahan itu dibungkus sempurna oleh konsep tata panggung 360 derajat. Format ini meruntuhkan batasan jarak antara idola dan penggemar. Penonton bisa melihat aksi panggung personel, begitu pula sebaliknya, dengan cara bergantian.

Atmosfer di dalam arena terasa kian magis berkat penataan lampu (lighting) yang patut diacungi jempol. Permainan laser yang presisi dan teknik pencahayaan canggih yang mumpuni benar-benar memanjakan mata, mengubah ruangan besar tersebut menjadi kanvas cahaya yang dinamis.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement