Jumat 22 May 2026 15:03 WIB

Italia akan Garap Film tentang Evakuasi Anak Palestina Korban Perang

Film ini terinspirasi dari operasi nyata evakuasi anak-anak Palestina.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Seorang anak Palestina yang terlantar berjalan di pinggiran kamp tenda sementara di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, 27 Januari 2026.
Foto: EPA/HAITHAM IMAD
Seorang anak Palestina yang terlantar berjalan di pinggiran kamp tenda sementara di Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, 27 Januari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah produksi film asal Italia, Rai Cinema, bekerja sama dengan Pemerintah Italia resmi mendukung produksi film layar lebar berjudul Defence Line - Gaza. Ini merupakan sebuah proyek yang terinspirasi dari operasi nyata evakuasi anak-anak Palestina yang terluka akibat serangan udara Israel.

Film tersebut akan mengangkat misi kemanusiaan yang melibatkan intelijen Italia, pasukan khusus elite, dan Unit Krisis Kementerian Luar Negeri Italia dalam membangun jalur evakuasi bagi korban anak-anak di Palestina. Proyek ini diproduksi bersama perusahaan berbasis Roma, MasiFilm, dengan partisipasi dari HBO Max.

Baca Juga

photo
Potret Adam Suleiman Abu Halib, seorang anak Palestina berusia lima tahun yang wajahnya penuh bekas luka akibat serangan Israel berpose di Kota Gaza, Kamis (22/1/2026). - (EPA/MOHAMMED SABER)

 

Film ini juga digambarkan sebagai proyek institusional tingkat tinggi karena dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah Italia, termasuk Kepresidenan Dewan Menteri, Departemen Informasi dan Keamanan, Badan Intelljen dan Kemanan Eksternal Italia (AISE), Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional.

CEO Rai Cinema, Paolo Del Brocco, mengatakan film ini lahir dari kolaborasi antara industri perfilman dan institusi Italia untuk mengangkat kisah para pekerja kemanusiaan dan personel yang bertugas di zona krisis. Sutradara Alessandro Tonda dipercaya mengarahkan film tersebut.

"Terinspirasi oleh peristiwa nyata, film ini berfokus pada nilai kehidupan dan keberanian mereka yang bekerja dalam situasi ekstrem. Kami percaya film ini akan memiliki dampak emosional dan sosial yang kuat," kata Paolo Del Brocco dilansir laman Deadline, Jumat (22/5/2026).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi