REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Prancis melaporkan kasus pertama hantavirus setelah seorang warga negaranya yang dievakuasi dari kapal pesiar MV Hondius dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut. Informasi itu disampaikan Menteri Kesehatan Prancis, Stephanie Rist, pada Senin (11/5/2026).
Pasien tersebut merupakan satu dari lima warga Prancis yang dipulangkan dari kapal dan saat ini menjalani isolasi di Paris. Menurut Rist, perempuan itu mulai merasa sangat tidak sehat pada Ahad malam dan hasil tes kemudian menunjukkan positif hantavirus.
empat penumpang Prancis lainnya dinyatakan negatif, namun akan kembali menjalani pemeriksaan lanjutan. Otoritas kesehatan Prancis juga mengungkapkan bahwa sejauh ini terdapat 22 kasus kontak hantavirus yang telah teridentifikasi di negara tersebut, demikian seperti dilansir laman France24, Selasa (12/5/2026).
Operasi evakuasi penumpang kapal terus berlangsung hingga Senin. Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia mengatakan sebanyak 94 orang dari 19 negara telah dievakuasi pada Ahad. Sebagian besar dari hampir 150 penumpang dan awak kapal yang berasal dari 23 negara dijadwalkan dipulangkan melalui sejumlah penerbangan menuju negara masing-masing, termasuk Australia dan Belanda.
Proses evakuasi dilakukan di pelabuhan industri Granadilla di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol. Para penumpang terlihat turun dari kapal dengan mengenakan pakaian medis berwarna biru sebelum dibawa menggunakan bus militer menuju Bandara Tenerife Selatan untuk diterbangkan pulang.