REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK — Ajang mode tahunan Met Gala 2026 mencatatkan rekor baru dengan menghimpun dana sebesar 42 juta dolar AS untuk Metropolitan Museum of Art. Jumlah tersebut melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya.
Ketua utama gala sekaligus direktur editorial global Vogue, Anna Wintour, menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi para ketua bersama tahun ini. Yakni Beyonce, Nicole Kidman, Venus Williams, serta ketua kehormatan Lauren Sanchez Bezos.
Dalam konferensi pers jelang acara di New York, dikutip dari USA Today, Selasa (5/5/2026), Wintour mengenang perkembangan Met Gala dari acara kecil menjadi fenomena global. “Dulu ini acara yang sangat kecil, bahkan kami harus mengejar orang agar mau hadir. Kini, mode ada di mana-mana dan menjadi milik semua orang,” ujar Wintour.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Sánchez Bezos yang dinilai aktif berkontribusi dalam persiapan acara. “Lauren hadir di setiap pertemuan penting dengan penuh semangat dan ide-ide yang baik,” kata Wintour.
Menurutnya, Sánchez Bezos memiliki keberanian untuk membawa pendekatan baru dengan energi yang besar. Wintour bahkan berseloroh bahwa Sánchez Bezos adalah satu-satunya tamu yang “bisa mengenakan gaun elegan sambil menerbangkan helikopter.”
Met Gala merupakan acara penggalangan dana tahunan bagi Costume Institute, yang tahun ini mengangkat pameran bertajuk “Costume Art”. Pameran tersebut akan dibuka untuk publik mulai 10 Mei 2026 hingga 10 Januari 2027.
Wintour menjelaskan, tema “Costume Art” mengangkat keberagaman tubuh manusia dalam dunia mode, mulai dari tubuh klasik hingga tubuh penyandang disabilitas. “Ini tentang semua orang, tentang setiap tubuh bagaimana mode dan seni membentuk imajinasi kita,” ujarnya.
Salah satu bagian pameran menampilkan representasi tubuh penyandang disabilitas, termasuk manekin yang terinspirasi dari model Sonia Vera. Ia merupakan penyintas gangguan neurologis langka yang menyebabkan kelumpuhan.
Met Gala sendiri telah berkembang jauh sejak pertama kali digelar pada 1948. Selain menjadi ajang prestisius bagi selebritas dunia, acara ini juga menjadi sumber pendanaan penting bagi museum serta penggerak industri mode global.