REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah cuaca yang tidak menentu, menjaga kesehatan selama perjalanan, terutama perjalanan udara, menjadi hal yang penting. Dokter spesialis kedokteran penerbangan, dr Citra Ariani, mengatakan perjalanan udara dapat memicu berbagai keluhan kesehatan terutama akibat perubahan tekanan dan kondisi kabin yang kering.
Penumpang kerap mengalami telinga terasa sakit, mual, hingga tubuh mudah lelah karena dehidrasi. "Keluhan yang paling sering itu nyeri telinga, terutama kalau kita sedang tidak fit atau merasa pilek. Karena itu, menjaga kondisi tubuh sebelum dan selama penerbangan menjadi hal penting agar tetap nyaman," kata dr Citra dalam keterangan tertulis, dikutip pada Kamis (30/4/2026).
la mengatakan kondisi tersebut terjadi karena adanya ketidakseimbangan tekanan udara antara bagian dalam dan luar telinga. Selain nyeri telinga, penumpang juga kerap mengalami pusing, mual, atau mabuk perjalanan.
Menurut dr Citra, kondisi tersebut dapat dipicu oleh dehidrasi maupun faktor psikologis. "Bisa karena dehidrasi dan juga tekanan psikologis, misalnya bagi orang yang belum terbiasa naik pesawat dan merasa takut," kata dia.
la menambahkan, kondisi darurat di pesawat memang jarang terjadi. Namun, beberapa kasus seperti serangan jantung tetap mungkin terjadi meski tidak umum. Oleh karena itu, menjaga kondisi tubuh sebelum terbang menjadi hal penting.
Dokter Citra pun menyarankan penerapan pola hidup sehat sebelum dan selama perjalanan. Caranya dengan tidur cukup, makan secukupnya, dan tetap beraktivitas fisik itu sangat membantu agar tubuh tetap fit.