REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketidakseimbangan hormon merupakan masalah kesehatan yang umum dialami wanita dan dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan serta kesejahteraan secara keseluruhan. Namun, kondisi ini sering kali tidak disadari karena gejalanya muncul secara perlahan dan terlihat seperti masalah sehari-hari biasa.
Ahli gizi sekaligus health coach, Renu Rakheja, mengatakan ada sejumlah tanda dan gejala yang dapat mengindikasikan ketidakseimbangan hormon pada wanita. Selama ini, ketidakseimbangan hormon umumnya dikaitkan dengan siklus menstruasi tidak teratur, kenaikan berat badan, sensasi panas yang muncul tiba-tiba, serta perubahan suasana hati. Namun, ada tanda-tanda lain yang sering terlewat.
Salah satu tanda paling awal yang sering diabaikan adalah perubahan pola tidur. Menurut Rakheja, gangguan tidur bisa menjadi indikasi awal adanya perubahan hormon dalam tubuh. Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain sering terbangun sekitar pukul 03.00 dan sulit tidur kembali, sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil, serta merasa tetap lelah meski sudah tidur.
"Banyak wanita menganggap kondisi itu terjadi karena faktor usia, stres, gaya hidup, atau rutinitas harian. Padahal gangguan tidur ini bisa menjadi sinyal awal perubahan hormonal dalam tubuh," kata dia seperti dilansir laman Hindustan Times, Ahad (26/4/2026).