Kamis 23 Apr 2026 14:26 WIB

Deputy CEO ParagonCorp Disorot TIME Magazine, Angkat Kisah Perempuan Indonesia ke Dunia

ParagonCorp kini didukung oleh lebih dari 80 persen karyawan perempuan.

dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp
Foto: Paragon
dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -  Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, majalah global TIME menampilkan wawancara eksklusif bersama dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp. Dia muncul dalam rubrik The Leadership Brief bertajuk This Halal Beauty Company Boss Has Big Ambitions.

Liputan ini menempatkan dr. Sari di antara para pemimpin global yang membentuk masa depan industri kecantikan, sekaligus menjadi pengakuan atas perjalanan ParagonCorp sebagai perusahaan yang didirikan oleh perempuan dan kini didukung oleh lebih dari 80 persen karyawan perempuan.

Dalam wawancara tersebut, TIME mengulas transformasi ParagonCorp dari usaha keluarga yang dirintis oleh Nurhayati Subakat di Jakarta pada 1985. Berawal dari hanya lima karyawan seluruhnya anggota keluarga, ParagonCorp kini berkembang menjadi perusahaan dengan lebih dari 15.000 Paragonian dan menjadi salah satu pelopor global dalam kategori halal beauty.

Bagi dr. Sari, konsep halal beauty melampaui sekadar kepatuhan terhadap bahan baku. Ia merepresentasikan nilai universal: transparansi, integritas dalam proses produksi, sumber bahan yang beretika, serta kepedulian terhadap dampak lingkungan.

"Dulu, brand Amerika dan Eropa mendominasi pasar Indonesia. Namun, perempuan Indonesia mulai menyadari bahwa mereka memiliki definisi kecantikan mereka sendiri," kata dia.

photo
dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp - (Paragon)

dr. Sari menegaskan bahwa sorotan dari TIME bukanlah pencapaian individual, melainkan refleksi dari perjalanan kolektif. "Ini adalah cerminan dari perjalanan seluruh keluarga besar ParagonCorp para pendiri, Paragonian, dan perempuan Indonesia yang sejak awal percaya bahwa kecantikan dapat dibangun dari tangan kita sendiri," ujarnya.

Komitmen terhadap pemberdayaan perempuan juga tercermin dalam kapabilitas riset perusahaan. Departemen R&D ParagonCorp saat ini dihuni hampir 200 peneliti, sekitar 80 persen di antaranya perempuan. Inovasi terus diperkuat melalui pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses riset dan pengembangan, yang telah berkontribusi pada berbagai pengakuan inovasi global.

Pencapaian ini tidak lahir dari perjalanan yang selalu mulus, melainkan dari keberanian untuk terus melangkah di tengah ketidakpastian semangat yang sejalan dengan perjuangan R.A. Kartini dan terus hidup dalam setiap perempuan yang berkarya, meneliti, dan memimpin bersama ParagonCorp hari ini.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi