Ahad 19 Apr 2026 23:39 WIB

Mahabbah 2026, Saat Cinta Menjadi Jembatan Kebaikan untuk Umat

Mahabbah 2026 menyatukan seni, dakwah, dan aksi kemanusiaan.

Acara Charity Islamic Event | Lantunan Syair Religi Mahabbah 2026: Tribute for the Ummah yang digelar di Jakarta pada Ahad (19/4/2026).
Foto: Dok. Republika/Qommarria Rostanti
Acara Charity Islamic Event | Lantunan Syair Religi Mahabbah 2026: Tribute for the Ummah yang digelar di Jakarta pada Ahad (19/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suasana meriah namun hangat terasa di Granada Ballroom, Menara 165, Jakarta, pada Ahad (19/4/2026) pagi. Ruangan tersebut seolah menjadi pintu yang menghubungkan ratusan hati dengan satu kata kunci yaitu muhabbah atau cinta.

Sebuah kata sederhana, namun memiliki kedalaman yang menjadi fondasi utama dari perhelatan bertajuk "Charity Islamic Event | Lantunan Syair Religi Mahabbah 2026: Tribute for the Ummah". Di balik kemegahan tata cahaya dan visual tari Sufi yang anggun, tersimpan misi kemanusiaan yang mulia, di mana seluruh hasil penjualan tiket didonasikan untuk pengembangan pembangunan pendidikan dan berbagai program sosial di bawah naungan Ar Rasyid Foundation.

Baca Juga

Founder Ar Rasyid Foundation, Ima Rasyid, mengawali narasi tentang pentingnya kepercayaan dan cinta dalam beramal. Dalam sambutannya, ia menyampaikan visi besar lembaga yang dipimpinnya.

"Kami ingin memperkenalkan, meluaskan nama Ar Rasyid Foundation sebagai suatu yayasan yang insya Allah dengan dikenal, maka makin banyak mereka yang mengetahui dan mempercayakan kepada kami amanah-amanahnya," ujarnya.

photo
Founder Ar Rasyid Foundation, Ima Rasyid, saat membuka acara Mahabbah 2026 di Menara 165, Jakarta, pada Ahad (19/4/2026). - (Dok. Republika/Qommarria Rostanti)

 

Dia juga memaparkan laporan perkembangan berbagai proyek yayasan, mulai dari pembangunan fisik hingga bantuan internasional. Baginya, keterlibatan publik dalam acara ini sangat krusial agar semakin banyak bantuan yang bisa tersalurkan.

"Dalam hal ini untuk hal-hal yang baik, yang insya Allah akan bermanfaat untuk umat," kata dia.

Menurut Ima, cinta adalah motor penggerak utama dalam setiap langkah yayasannya. Ia menegaskan, "Saya yakin dengan cinta, dasarnya cinta, semua itu kebaikan itu akan mudah dilakukan." Pesan ini seolah menjadi oase di tengah narasi wafatnya Rasul yang terus membisikkan doa untuk umatnya.

photo
Acara Charity Islamic Event | Lantunan Syair Religi Mahabbah 2026: Tribute for the Ummah yang digelar di Jakarta pada Ahad (19/4/2026). - (Dok. Republika/Qommarria Rostanti)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement