Kamis 16 Apr 2026 11:29 WIB

Menilik Kembali Kasus Burning Sun, Bukti Chat Mesum di Grup Nggak Bisa Disepelekan

Masih ingat kasus Burning Sun yang membelit sejumlah idol K-pop?

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Seungri Bigbang.
Foto: EPA
Seungri Bigbang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terkuaknya grup chat bermuatan seksis yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia memicu kontroversi di masyarakat. Sebagian besar publik mengecam keras tindakan tersebut, namun tak sedikit pula yang menganggap obrolan seksis dan mesum di ruang privat tak perlu dibesar-besarkan.

Lembaga seperti Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menegaskan bahwa tindakan para pelaku masuk dalam kategori Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Bentuk kekerasan ini secara eksplisit diakui dan dilarang dalam Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual adalah pelanggaran hukum (UU TPKS).

Baca Juga

Jika masih ada yang meragukan bahaya nyata dari grup chat seksual, skandal Burning Sun bisa menjadi gambaran nyata. Kasus yang melibatkan mantan anggota grup K-pop Bigbang, Seungri, tersebut menjadi salah satu skandal yang mengguncang industri K-pop di Korea Selatan.

Bagaimana kasus Seungri dimulai?

Kasus ini bermula pada September 2016 ketika seorang jurnalis yang berbasis di Seoul, Korea Selatan, bernama Park Hyo-sil menerima laporan eksklusif yang melibatkan penyanyi-penulis lagu populer dari grup K-pop Drug Restaurant, Jung Joon-young. Laporan itu mengungkap bahwa Jung dituduh merekam hubungan intim tanpa izin oleh kekasihnya (kejahatan yang dikenal sebagai molka di Korea Selatan-Redaksi).

photo
Pria mengirim chat (ilustrasi).  - (Dok. Freepik)

 

Setelah Park menerbitkan berita tersebut, tim manajemen Jung dengan cepat merilis pernyataan resmi yang menyebut penyelidikan itu sebagai insiden tidak penting yang dibesar-besarkan oleh pers. Sementara itu, para penggemar juga menyalahkan pacar Jung karena berbohong dan penyelidikan kasus tersebut menjadi terabaikan, demikian seperti dilansir laman Lifestyle Asia, Kamis (16/4/2026).

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement