Rabu 01 Apr 2026 14:03 WIB

Derby Romero Sebut PP Tunas Penting untuk Lindungi Anak dari Konten Negatif

Derby berharap upaya ini untuk memperkuat perlindungan data anak di dunia digital.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Pemain film Derby Romero saat berkunjung ke Kantor Republika, Jakarta, Selasa (31/3/2026). Derby menanggapi diberlakukannya PP Tunas (Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025) yang mewajibkan platform digital melindungi anak-anak dengan membatasi akses sesuai usia, memverifikasi data, dan menyaring konten berbahaya.
Foto: Republika/Prayogi
Pemain film Derby Romero saat berkunjung ke Kantor Republika, Jakarta, Selasa (31/3/2026). Derby menanggapi diberlakukannya PP Tunas (Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025) yang mewajibkan platform digital melindungi anak-anak dengan membatasi akses sesuai usia, memverifikasi data, dan menyaring konten berbahaya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Derby Romero menanggapi diberlakukannya PP Tunas (Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025) yang mewajibkan platform digital melindungi anak-anak dengan membatasi akses sesuai usia, memverifikasi data, dan menyaring konten berbahaya. Menurutnya, aturan ini penting untuk melindungi anak-anak dari konten negatif di media sosial.

"Penting, mungkin karena kalau sebebas itu juga mungkin enggak bagus untuk anak-anak ya," kata Derby saat diwawancara di kantor Republika, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026).

Baca Juga

Derby yang memiliki buah hati berusia empat tahun mengatakan bahwa fitur bawaan aplikasi seperti parental control belum cukup aman bagi anak. Karenanya menurut dia, PP Tunas bisa menjadi upaya untuk memperkuat perlindungan data anak di dunia digital.

"Kadang-kadang filter konten itu kan ga bisa kita atur gitu, mungkin itu yang harusnya dikontrol gitu, supaya ada filternya. Jadi contohnya kayak misalnya gitu kalo kita melihat Youtube aja kan udah ada Youtube Kids kan itu menurut gue lebih baik," kata dia.

photo
Ilustrasi anak bermain gawai - (Republika/Daan Yahya)

Namun demikian, sebagai orang tua, Derby mengaku tetap memberikan akses digital bagi anaknya dengan tetap memberi pengawasan dan batasan. Karena menurut dia, bagaimanapun anaknya perlu melek digital.

"Buat gue untuk di era seperti sekarang ada pentingnya juga untuk anak-anak sudah mulai melek dengan dunia digital ya. Karena memang that's the future gitu tapi mungkin batasannya itu mungkin dengan cara disortir, ngasih tontonan sesuai usia, gitu," kata dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement