Selasa 17 Mar 2026 10:15 WIB

Gejala GERD Kambuh Saat Perjalanan Mudik? Ini Tips Penanganannya

Penting untuk mengetahui lokasi fasilitas kesehatan di jalur mudik yang dilalui.

Sakit Perut/Ilustrasi
Foto: Musiron/Republika
Sakit Perut/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan penting untuk mengetahui penanganan yang tepat jika muncul gejala Gastroesophageal Reflux Disease saat perjalanan mudik, terutama bagi yang masih menjalankan ibadah puasa.

Ketika merasakan gejala GERD tetapi Anda masih berada dalam perjalanan dan kondisi berpuasa, lakukan langkah berikut untuk meredakan gejala,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (17/3/2026).

Baca Juga

Langkah pertama yang disarankan adalah melonggarkan pakaian. Jika menggunakan ikat pinggang atau pakaian ketat, segera longgarkan karena tekanan pada perut dapat memperburuk aliran balik asam lambung.

Kedua, atur posisi duduk tetap tegak, tidak membungkuk atau meringkuk. Jika memungkinkan, sandarkan punggung dengan posisi kepala dan dada lebih tinggi dari perut agar gaya gravitasi membantu mencegah naiknya asam lambung.

Ketiga, lakukan pernapasan dalam dengan menarik napas melalui hidung dan mengembuskannya perlahan melalui mulut. Cara ini dapat membantu merelaksasi otot saluran cerna serta mengurangi rasa panik yang dapat memperburuk produksi asam lambung.

Jika kondisi tidak mereda dan muncul gejala berat seperti nyeri ulu hati hebat disertai muntah atau sesak napas, sebaiknya jangan memaksakan diri. Segera berbuka dengan air hangat dan konsumsi obat jika diperlukan,” ujarnya.

photo
Infografis Berencana Mudik? Perhatikan Adab Bepergian Jauh Beserta Doanya - (Republika)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement