Ahad 15 Mar 2026 16:23 WIB

Meta akan Hapus Fitur Enkripsi End-to-End di DM Instagram

Fitur ini tidak akan lagi tersedia setelah 8 Mei 2026.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Wanita menggunakan aplikasi Instagram (ilustrasi).  Setelah dirilis secara global pada Agustus, fitur Instagram Map akhirnya tersedia bagi pengguna di Indonesia.
Foto: Dok. Freepik
Wanita menggunakan aplikasi Instagram (ilustrasi). Setelah dirilis secara global pada Agustus, fitur Instagram Map akhirnya tersedia bagi pengguna di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan teknologi Meta mengumumkan akan menghentikan fitur enkripsi end-to-end pada pesan langsung (DM) di Instagram. Berdasarkan pembaruan pada halaman dukungan perusahaan, fitur tersebut tidak akan lagi didukung setelah 8 Mei 2026.

Tidak seperti WhatsApp, enkripsi end-to-end di Instagram tidak pernah tersedia untuk seluruh pengguna dan juga tidak diaktifkan secara default. Fitur ini hanya bisa digunakan oleh pengguna di beberapa wilayah yang secara manual memilih untuk mengaktifkannya pada percakapan tertentu.

Baca Juga

Dalam pernyataannya, juru bicara Meta mengatakan keputusan tersebut diambil karena rendahnya tingkat penggunaan. Menurut perusahaan, hanya sedikit pengguna yang memilih untuk mengaktifkan enkripsi end-to-end pada DM Instagram.

photo
Instagram resmi mencapai tiga miliar pengguna aktif bulanan. (ilustrasi). - (Dok. Freepik)

 

"Karena sangat sedikit orang yang memilih menggunakan pesan terenkripsi end-to-end di DM, kami akan menghapus opsi ini dari Instagram dalam beberapa bulan ke depan," kata juru bicara Meta seperti dilansir laman Engadget, Ahad (15/3/2026).

la menambahkan bahwa pengguna yang ingin tetap menggunakan pesan dengan enkripsi end-to-end dapat beralih ke WhatsApp. Namun, Meta tidak menjelaskan secara rinci bagaimana status enkripsi pada layanan Facebook Messenger.

Perusahaan sebelumnya mulai mengaktifkan enkripsi end-to-end sebagai pengaturan default di Messenger pada 2023 setelah proses pengembangan yang berlangsung selama bertahun-tahun. Halaman dukungan Messenger saat ini menyebutkan bahwa Meta sedang dalam proses mengamankan pesan pribadi dengan enkripsi end-to-end secara default.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement