Selasa 10 Feb 2026 11:22 WIB

Pernyataan Mohan Hazian atas Dugaan Pelecehan Seksual yang Menyeret Namanya

Mohan Haizan meminta maaf atas semua pihak yang merasa kecewa atau terluka.

Pernyataan tertulis Mohan hazian atas kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret namanya.
Foto: Dok. Instagram/@mohanhazian
Pernyataan tertulis Mohan hazian atas kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret namanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pebisnis sekaligus pendiri jenama streetwear Thanksinsomnia, Mohan Hazian, memberikan pernyataan tertulis terkait isu dugaan pelecehan seksual yang menyeret namanya. Melalui pernyataan pribadi yang diungga di akun Instagram-nya pada Selasa (10/2/2026), Mohan memberikan pernyataan atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya, sekaligus menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada publik.

"Saya, Mohan Hazian, seorang suami dan bapak dari anak saya. Mohon maaf jika saya membutuhkan waktu mencerna semua situasi ini, dan akan menjadi pelajaran berharga bagi saya pribadi," kata dia.

Baca Juga

Sebelumnya, Mohan berencana akan melakukan konferensi pers terkait kasusnya pada hari ini pukul 20.00 WIB. Namun hal itu tidak jadi dilakukannya. Dia memilih menyampaikan hal ini melalui pernyataan tertulis dengan harapan dapat berbicara secara jujur, tenang, dan penuh rasa hormat kepada semua pihak.

"Pertama, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kegaduhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir," tulisnya.

Dia mengakui dan menyadari bahwa situasi tersebut telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan luka bagi banyak orang. "Untuk itu, dari hati yang paling dalam, saya memohon maaf. Saya juga menyadari bahwa sebagai manusia saya memiliki banyak kekurangan dan pernah mengambil keputusan di masa lalu yang tidak bijak serta berdampak luas, namun yang harus saya garis bawahi saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapapun," ujarnya.

Dia berharap ruang publik dapat melihat persoalan ini secara jernih, adil, dan tidak hanya berdasarkan pada intormasi yang belum terverifikasi sepenuhnya. Menurut dia, tidak semua yang beredar menggambarkan kenyataan secara utuh. "Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain. Namun, kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya. Itu murni kesalahan yang saya lakukan dan tidak dapat dibenarkan dengan cara apapun, bagaimanapun," ujarnya.

Mohan mengatakan, apa pun penilaian yang berkembang saat ini, dia menerima berbagai konsekuensi yang muncul dalam hidupnya sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depan. "Kehilangan pekerjaan, kepercayaan, dan berbagai hal lain menjadi pelajaran yang sangat berat sekaligus pengingat bagi saya untuk terus berbenah diri," kata dia.

Menjelang akhir pernyataannya, dia kembali meminta maaf atas semua pihak yang merasa kecewa atau terluka. "Kesalahan dan kekhilafan di masa lalu adalah tanggung jawab pribadi saya semata dan tidak memiliki kaitan dengan siapa pun di sekitar saya," ujar Mohan.

Dia juga memohon kepada publik agar tidak mengaitkan orang-orang di sekelilingnya, yang tidak mengetahui apapun mengenai persoalan ini, dengan kasus yang membelitnya saat ini. "Saya berharap waktu, proses, dan perubahan yang saya upayakan ke depan dapat menjadi bentuk pertanggungjawaban nyata dari saya. Terima kasih atas perhatian, doa, dan support dari orang-orang yang masih percaya terhadap saya. Tidak ada kata lain yg dapat saya sampaikan selanjutnya selain sekali lagi, saya meminta maaf. Mohan Hazian," tulis Mohan sebagai penutup.

photo
Ilustrasi kekerasan. - (Republika/Daan Yahya)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement