REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saat merasa terpojok oleh konflik, apakah kamu akan meledak marah, memilih menghilang, terpaku diam, atau justru sibuk menyenangkan lawan bicara? Kebanyakan dari kita hanya akrab dengan istilah "lawan atau lari" (fight or flight), namun para psikolog kini mengungkapkan bahwa sistem saraf manusia memiliki empat respons naluriah yang dikenal sebagai "4F" yakni fight, flight, freeze, dan fawn.
"4F merujuk pada respons otomatis sistem saraf terhadap ancaman yang dirasakan," kata terapis keluarga berlisensi, Caitlyn Oscarson, dikutip dari laman Huffington Post pada Senin (12/1/2026).
Menurutnya, ini adalah mekanisme pertahanan mendarah daging yang aktif saat kita merasa tidak aman atau kewalahan, sering kali membuat kita bertindak tanpa melalui proses penalaran otak yang logis. Psikiater dan penulis buku Practical Optimism, dr Sue Varma, mengatakan reaksi ini bukanlah pilihan sadar atau cacat kepribadian.
"Itu adalah strategi bertahan hidup otomatis yang terprogram di otak dan tubuh. Saat seseorang merasa terancam, sistem saraf mengambil alih dan mencoba melindungi mereka dengan cara terbaik yang ia tahu," kata dr Varma.
Berikut adalah rincian bagaimana keempat respons tersebut bekerja:
1. Fight (lawan)
Muncul dalam bentuk kemarahan, sikap defensif, atau kebutuhan kuat untuk mengontrol situasi. Bagi individu ini, mendorong balik dan mengambil kendali adalah cara mereka menciptakan ketertiban di tengah kekacauan stres.