Rabu 31 Dec 2025 10:50 WIB

Aktor Yama Carlos Diteror Setelah Unggah Video Satire Penanganan Bencana Sumatera

Yama Carlos menyebut masih diteror meski videonya sudah dihapus.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Aktor Yama Carlos. Yama Carlos mengaku mengalami teror beruntun setelah mengunggah video satire tentang pejabat saat memberi pernyataan publik soal penanganan bencana Sumatera.
Foto: Republika/Amin Madani
Aktor Yama Carlos. Yama Carlos mengaku mengalami teror beruntun setelah mengunggah video satire tentang pejabat saat memberi pernyataan publik soal penanganan bencana Sumatera.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Yama Carlos mengaku mengalami teror beruntun setelah mengunggah video satire tentang pejabat saat memberi pernyataan publik soal penanganan bencana Sumatera. Video satire tersebut telah di-take down, namun Yama menyebut teror masih terus berlanjut hingga saat ini.

Dalam pernyataan di Instagram, Yama mengatakan dirinya telah mendapat sejumlah teror setelah mengunggah video tersebut. Padahal ia sama sekali tidak menyebut nama pejabat maupun pihak tertentu secara jelas dalam video yang diunggah.

Baca Juga

"Karena saya posting video itu, saya kena teror. Padahal di video itu saya tidak menyebutkan nama siapapun atau pihak manapun," kata Yama dalam pernyataan di Instagram, dikutip pada Rabu (31/12/2025).

Menurut Yama, teror tidak hanya menimpa dirinya, tetapi juga menyasar orang-orang terdekatnya. Seorang teman beserta ibunya turut menjadi korban, bahkan mengalami peretasan dan pengambilalihan nomor ponsel.

la mengungkapkan, pelaku teror sempat meminta agar Yama menghapus 12 konten sebagai syarat pengembalian nomor telepon ibu temannya. Setelah video parodi itu diturunkan, nomor tersebut langsung dikembalikan.

"Si pelaku ini menyuruh teman saya untuk meminta saya menghapus 12 konten kalau mau nomor ibunya kembali lagi. Video sudah saya take down. Dan langsung nomor ibunya dikembalikan saat itu juga," kata Yama.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement