Senin 29 Dec 2025 22:25 WIB

Resolusi Tahun Baru tak Harus Sempurna, Ini Kata Psikolog

Resolusi tahun baru dianjurkan dibuat secara realistis agar menjadi sarana refleksi.

Resolusi Tahun Baru tak Harus Sempurna, Ini Kata Psikolog.
Foto: Dok. Freepik
Resolusi Tahun Baru tak Harus Sempurna, Ini Kata Psikolog.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Psikolog klinis di Personal Growth, Phoebe Ramadina mengatakan pembuatan resolusi tahun baru perlu dipandang sebagai bentuk menyayangi diri sendiri yang dimulai dengan langkah realistis.

Tujuannya agar resolusi dapat dijalankan dengan perasaan yang lebih ringan dan bukan sebagai hukuman atas kekurangan diri.

Baca Juga

“Mulailah dari langkah kecil yang realistis, fokus pada proses, dan beri apresiasi pada setiap kemajuan sekecil apa pun,” kata Phoebe ketika dihubungi Antara, Senin (29/12/2025).

Ia mengatakan dalam membuat resolusi, penting untuk bersikap realistis dan menyesuaikannya dengan nilai hidup. Pasalnya, kebanyakan orang menetapkan resolusi yang terlalu umum, terlalu tinggi, atau terlalu banyak dalam satu waktu sehingga terasa berat dijalankan sejak awal.

Ia juga menyarankan agar tidak membandingkan pencapaian diri dengan orang lain karena setiap orang memiliki ritme dan tantangan hidup yang berbeda. Dengan demikian, rencana masa depan yang disusun dapat lebih sehat.

“Resolusi yang sehat sebaiknya spesifik, jelas, bisa diukur, dan dapat dilakukan secara bertahap. Resolusi juga perlu relevan dengan kebutuhan emosional dan situasi hidup kita sekarang, bukan sekadar mengikuti standar orang lain,” kata psikolog lulusan Universitas Indonesia tersebut.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement