Jumat 19 Dec 2025 21:02 WIB

YouTube ‘Down’, Lebih dari 10 Ribu Pengguna Lapor Alami Gangguan

Laporan YouTube mengalami gangguan terkonsentrasi di Amerika Serikat.

Aplikasi Youtube. YouTube Music tengah menguji fitur baru berupa host berbasis kecerdasan buatan (Al) yang dapat memberikan cerita menarik, trivia penggemar, hingga komentar seputar lagu yang sedang diputar.
Foto: Dok. Freepik
Aplikasi Youtube. YouTube Music tengah menguji fitur baru berupa host berbasis kecerdasan buatan (Al) yang dapat memberikan cerita menarik, trivia penggemar, hingga komentar seputar lagu yang sedang diputar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Platform berbagi video terbesar di dunia, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan teknis atau down yang berdampak pada ribuan pengguna, khususnya di Amerika Serikat. Berdasarkan laporan terkini pada Jumat (19/12/2025), ribuan orang mengeluhkan kendala saat mengakses layanan streaming milik Google tersebut.

Gangguan ini memicu gelombang laporan di berbagai media sosial karena terjadi di tengah waktu sibuk bagi banyak pengguna yang mengandalkan platform ini untuk kebutuhan hiburan maupun pekerjaan.

Baca Juga

Data dari situs pemantau gangguan layanan digital, Downdetector.com, menunjukkan adanya lonjakan laporan yang sangat signifikan.

Dilansir laman Reuters, hingga pukul 08.15 waktu setempat (ET) atau pukul 20.15 WIB tercatat lebih dari 10.800 laporan masuk yang mengindikasikan masalah pada platform tersebut. Downdetector sendiri mengumpulkan informasi dengan menyusun laporan status dari berbagai sumber, termasuk laporan langsung dari pengguna yang mengalami kesulitan dalam memuat video, masuk ke akun mereka, atau sekadar membuka aplikasi di perangkat ponsel pintar mereka.

Meskipun laporan utama terkonsentrasi di Amerika Serikat, dampak dari gangguan pada server pusat sering kali dirasakan di wilayah lain.  Sejauh ini, pihak Google selaku induk perusahaan belum memberikan keterangan rinci mengenai penyebab pasti gangguan teknis tersebut, namun tim teknis biasanya langsung bekerja cepat untuk memulihkan stabilitas layanan.

Bagi banyak pengguna, gangguan seperti ini bukan sekadar masalah teknis biasa, melainkan hambatan komunikasi dan akses informasi. Angka laporan terus dipantau untuk melihat apakah gangguan ini akan meluas atau segera tertangani.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ameera Network (@ameeranetwork)

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement