Ahad 03 Mar 2024 19:29 WIB

Studi: Infeksi Covid-19 Bisa Turunkan IQ  

Penyintas Covid-19 mengalami penurunan IQ sebesar tiga poin.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Friska Yolandha
Petugas kesehatan berbincang dengan pasien Covid-19 (ilustrasi). Studi menunjukkan penyintas Covid-19 alami penurunan IQ.
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Petugas kesehatan berbincang dengan pasien Covid-19 (ilustrasi). Studi menunjukkan penyintas Covid-19 alami penurunan IQ.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Orang-orang yang telah pulih dari Covid-19 tampak mengalami penurunan fungsi kognitif. Penurunan fungsi kognitif yang terjadi bisa setara dengan 3-9 poin kecerdasan intelegensia atau IQ.

Pengaruh infeksi SARS-CoV-2 atau riwayat Covid-19 terhadap penurunan IQ dan fungsi otak ini diungkapkan dalam studi terbaru yang dilakukan di Inggris. Studi ini telah dipublikasikan dalam The New England Journal of Medicine pada Rabu lalu.

Baca Juga

Studi ini menemukan bahwa penyintas Covid-19 menunjukkan penurunan kognitif yang setara dengan penurunan IQ sebesar 3 poin bila dibandingkan non penyintas Covid-19. Sedangkan penyintas yang mengalami Covid-19 berat hingga harus dirawat di rumah sakit bisa mengalami penurunan kognitif yang setata dengan 9 poin IQ.

"Orang-orang yang pernah terkena Covid-19 menjadi lebih lamban dan kurang akurat dalam melakukan tugas yang mengukur kedua keterampilan tersebut," jelas peneliti dari Imperial College London, Adam Hampshire PhD, seperti dilansir WebMD pada Ahad (3/3/2024).

 

Melalui studi ini, tim peneliti mengundang sekitar 800 ribu orang dewasa dari studi Real-Time Assessment of Community Transmission mengenai transmisi virus corona di Inggris. Dalam undangan tersebut, tim peneliti mengajak mereka untuk melengkapi penilaian fungsi kognitif secara daring.

Ada delapan tugas yang diberikan oleh tim peneliti dalam penilaian daring tersebut. Sebanyak 141.583 partisipan mengikuti penilaian tersebut dan menyelesaikan setidaknya satu tugas. Ada 112.964 partisipan yang menyelesaikan seluruh delapan tugas.

Dampak penurunan kognitif ini lebih besar ditemukan pada orang dewasa yang terkena Covid-19 di awal pandemi. Mereka terinfeksi oleh varian SARS-CoV-2 orisinal yaitu B.1.1.7. Sedangkan penurunan kognitif yang lebih kecil ditemukan pada orang-orang yang terinfeksi oleh varian-varian yang lebih baru, seperti Omicron.

Riwayat vaksinasi juga tampak mempengaruhi besarnya penurunan kognitif pada penyintas Covid-19. Penyintas Covid-19 yang telah menerima dua dosis vaksinasi atau lebih cenderung memiliki performa kognitif yang lebih yang lebih baik dibandongkan penyintas yang belum divaksinasi.

Fungsi kognitif yang paling rentan terdampak adalah....

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement