Ahad 08 Oct 2023 16:33 WIB

Pertemuan Jokowi-SYL Terbuka untuk Media

Presiden Jokowi sebut pertemuannya dengan SYL malam ini akan terbuka untuk media.

Syahrul Yasin Limpo (SYL). Presiden Jokowi sebut pertemuannya dengan SYL malam ini akan terbuka untuk media.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Syahrul Yasin Limpo (SYL). Presiden Jokowi sebut pertemuannya dengan SYL malam ini akan terbuka untuk media.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Joko Widodo mengatakan pertemuannya dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada Ahad malam ini akan dilakukan secara terbuka untuk media.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Jokowi sekaligus mengonfirmasi pertemuannya dengan Syahrul Yasin Limpo yang berlangsung pada Minggu malam di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca Juga

"Iya nanti malam," kata Presiden Jokowi saat ditemui usai melakukan panen raya di Subang, Jawa Barat, Ahad (8/10/2023).

Meski tidak ingin merinci pembahasan dalam pertemuannya nanti, Jokowi mengatakan bahwa media diperbolehkan meliput secara terbuka.

"Ya gak apa-apa juga," kata Jokowi.

Kepala Negara pun sudah menunjuk Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi sebagai Pelaksana Tugas Menteri Pertanian, menyusul pengunduran diri Syahrul Yasin Limpo terkait kasus dugaan korupsi yang menimpanya.

Karena itu, Presiden Jokowi belum ingin menyampaikan pengganti Syahrul sebagai Menteri Pertanian definitif yang akan bertugas di Kabinet Indonesia Maju.

"Ya nantilah, wong sudah ada. Sudah di-handle oleh Pak Arief," kata Jokowi.

Presiden Jokowi sebelumnya menyatakan telah menerima dan menandatangani surat pengunduran diri SYL sebagai menteri pertanian, menyusul kasus dugaan korupsi yang tengah disidik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penyidik KPK pada 29 September 2023 mengumumkan telah meningkatkan status kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian ke tahap penyidikan.

Meskipun menyatakan telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam perkara tersebut, KPK belum mengumumkan siapa saja pihak yang ditetapkan sebagai tersangka karena proses penyidikan dan pengumpulan alat bukti yang masih berlangsung.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement