Jumat 06 Oct 2023 14:01 WIB

IU Terima Ancaman Pembunuhan yang Sudah Lewati Batas

IU belum lama ini mengungkapkan dia menghadapi ancaman pembunuhan yang parah.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Esthi Maharani
Penyanyi, penulis lagu, aktris IU.
Foto: EPA
Penyanyi, penulis lagu, aktris IU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi dan aktris asal Korea Selatan IU belum lama ini mengungkapkan dia menghadapi ancaman pembunuhan yang parah. Hal tersebut diumumkan melalui pernyataan agensi yang menaungi, EDAM Entertainment.

Menurut agensi, tingkat kekerasan terhadap IU telah melewati batas. Ancaman pembunuhan terhadap IU diterima belum lama ini dan mengirimkan otoritas penyelidikan darurat ke gedung EDAM Entertainment, Kakao Entertainment, dan rumah IU.

Kala itu, IU sedang syuting. Setelah pihak berwenang menyelesaikan penyelidikan dan mengonfirmasi bahwa situasinya aman, agensi melanjutkan untuk mengambil tindakan tambahan.

"Agensi akan meningkatkan jumlah penjaga keamanan yang ditugaskan untuk artis," kata agensi dilansir Allkpop, Jumat (6/10/2023).

 

Tadinya agensi masih menimbang apakah akan mempublikasikan insiden terbaru. Namun, pihaknya memilih untuk mengumumkan karena insiden ini menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan penggemar dan sebagai peringatan untuk pelaku kejahatan serta mencegah hal serupa terjadi.

"Sebagai pesan peringatan keras terhadap kekuatan jahat dan mencegah kejadian lebih lanjut saat otoritas pemerintah dikirim untuk memberikan ancaman yang kejam, agensi akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan pengumuman publik," ucapnya.

Lebih lanjut, EDAM Entertainment memberikan update status berbagai kasus hukumnya terhadap warganet jahat di media sosial. Label tersebut meyakinkan bahwa mereka yang diyakini telah berpartisipasi dalam fitnah terhadap artis tersebut, termasuk anggota kelompok dan komunitas terorganisir, akan menghadapi serangkaian penyelidikan pidana dan perdata.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement