Kamis 23 Mar 2023 21:46 WIB

Ahli Gizi Menilai Puasa Membantu Menurunkan Berat Badan Secara Sehat

Puasa harus diimbangi asupan yang baik dan olah raga yang benar

Olahraga (ilustrasi). Intensitas berolah raga saat berpuasa perlu diperhatikan.
Foto: www.wikimedia.com
Olahraga (ilustrasi). Intensitas berolah raga saat berpuasa perlu diperhatikan.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Guru Besar Ilmu GiziInstitut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. IrHardinsyah,MS, mengatakan berpuasa di bulan suci Ramadhan mampu menurunkan berat badan seseorang secara sehat. Namun dengan syarat, puasa harus dijalani secara baik dan benar.

"Dalam berbagai penelitian, itu jelas, puasa yang diimbangi asupan yang baik dan olah raga yang benar dapat menurunkan berat badan dua hingga lima kilogram," ujar Hardinsyah, Kamis (23/3/2023).

Baca Juga

Hardinsyah mengatakan saat berpuasa, secara otomatis kalori yang masuk ke tubuh akan berkurang sekitar 200 hingga 500 kalori. Namun lagi-lagi, ini akan terjadi apa bila seseorang tidak berlebihan saat bersantap sahur dan berbuka puasa.

"Kalau kita bisa mengendalikan makan dan berhenti sebelum kenyang itu pasti akan terjadi defisit kalori dari kebutuhan harian biasanya," kata Hardinsyah menambahkan.

 

Hardinsyah mengatakan menu makanan saat sahur tetap harus mengandung empat sehat dan lima sempurna, namun, tentunya dalam porsi cukup dan tidak berlebihan. Karbohidrat tetap dibutuhkan selama puasa untuk memberikan energi pada tubuh saat beraktivitas. Namun, porsi sayur dan buah dianjurkan lebih banyak dibandingkan karbohidrat.

"Intinya adalah secukupnya dan defisit kalori," kata Hardinsyah menjelaskan.

Hardinsyah juga menyarankan seseorang yang ingin menuruntkan berat badan untuk memperbanyak konsumsi buah dan protein serta minum air. "Kalau tidak hati-hati bukan lemak yang dikeluarkan, namun, kadar air tubuh yang berkurang, beresiko dehidrasi," kata dia menambahkan.

Olah raga yang tepat

Guru Besar IPB itu juga menyarankan bagi umat Islam yang ingin menurunkan berat badan selama Ramadhan untuk memaksimalkan olahraga kardio. "Olah raga kardio sederhana seperti jogging dikombinasi dengan lari kecil, berjalan, atau high intensity training (olah raga intensitas tinggi), olah raga sejenis aerobik, yang menggerakkan otot-otot besar," kata Hardinsyah.

Sementara bila pembakaran lemak ingin disertai pembentukan otot, olah raga angkat beban, push up, sit up, dan berbagai jenis squat juga dapat menjadi solusi.

Meskipun olah raga memainkan peran yang penting dalam menurunkan berat badan, intensitas berolah raga saat berpuasa juga perlu diperhatikan. Menurut Hardinsyah bila sebelumnya seseorang terbiasa berolah raga selama 40 menit dalam sehari, maka sekitar 20 menit saat berpuasa lebih dianjurkan supaya tidak mengalami dehidrasi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement