Jumat 27 Aug 2021 14:47 WIB

Pemkot Tangsel Siapkan Kontrakan Bagi Warga Korban Kebakaran

Ada ratusan rumah semi permanen yang ludes dilalap si jago merah.

Rep: Eva Rianti/ Red: Bilal Ramadhan
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan saat mengecek lokasi kebakaran di kawasan pengepul barang bekas di Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangsel, Kamis (26/8).
Foto: Istimewa
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan saat mengecek lokasi kebakaran di kawasan pengepul barang bekas di Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangsel, Kamis (26/8).

REPUBLIKA.CO.ID, CIPUTAT -- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencarikan tempat tinggal sementara berupa kontrakan untuk warga terdampak kebakaran di Jalan Haji Sarmili, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangsel yang terjadi pada Rabu (25/8). Hal itu dilakukan sembari para warga yang terdampak melakukan pemulihan di tenda darurat.

"Selama para korban melakukan recovery Dinas Perumahan dan Permukiman Tangsel menyiapkan rumah kontrakan yang diberikan secara gratis untuk beberapa bulan ke depan, sambil para warga kembali mencari tempat tinggal permanen ataupun pulang kembali ke kampung halaman," kata Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan.

Menurut penuturannya, ada ratusan rumah semi permanen yang ludes dilalap si jago merah dan terdapat 44 kepala keluarga (KK) yang terdampak. Mereka mayoritas merupakan para pendatang yang mendiami lahan tersebut dan berprofesi sebagai pengepul barang bekas.

Pilar mengatakan telah menginstruksikan pemberian berupa tenda darurat yang dimiliki BPBD Tangsel sebagai shelter sementara. Disusul bantuan pangan, alat masak, bahan makanan, baju, serta kasur matras oleh Dinas Sosial Kota Tangsel.

Pendistribusian bantuan-bantuan tersebut, kata dia didistribusikan pada hari ini, Kamis (26/8) kepada seluruh korban kebakaran. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangsel.

Pilar melanjutkan, sembari masih menetap di tenda darurat dan tengah mencari kontrakan sementara, nantinya keputusan dimana tempat tinggal para warga terdampak kebakaran bakal dikembalikan pada para warga.

"Kita sewakan tempat tinggal supaya layak. Tapi balik lagi ke masyarakatnya, kalau masyarakat oke nanti mediasi sama Pak RT sekitar sini, cari kontrakan sekitar sini," jelasnya.

Sebelumnya diketahui, insiden kebakaran terjadi di Jalan Haji Sarmili, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (25/8) pada sekira pukul 03.00 WIB. Diperkirakan sebanyak ratusan orang pengepul barang bekas yang tinggal di lokasi tersebut terdampak atas peristiwa itu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi menuturkan, di jago merah telah melalap habis bangunan semi permanen yang ada di TKP. Api dengan cepatnya menjalar dan meludeskan material berupa barang bekas yang mudah terbakar milik para pengepul.

Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dan 50 personil diterjunkan untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan. Uci belum bisa memastikan penyebab dari kebakaran tersebut.

Diperkirakan taksiran kerugian atas musibah tersebut mencapai ratusan juta rupiah. Sementara korban jiwa tidak ada. "Kerugian ditaksir sekitar Rp 400 juta-an," tuturnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement