Senin 09 Mar 2020 15:17 WIB

Karena Corona, Platform Jual Mobil Bekas Ini Terpaksa PHK dan Potong Gaji Karyawan

Karena Corona, Platform Jual Mobil Bekas Ini Terpaksa PHK dan Potong Gaji Karyawan

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Karena Corona, Platform Jual Mobil Bekas Ini Terpaksa PHK dan Potong Gaji Karyawan. (FOTO: Unsplash/Erik Mclean)
Karena Corona, Platform Jual Mobil Bekas Ini Terpaksa PHK dan Potong Gaji Karyawan. (FOTO: Unsplash/Erik Mclean)

Warta Ekonomi.co.id, Surakarta

Uxin, perusahaan yang membeli dan menjual mobil bekas, mulai menangguhkan karyawan dan memotong gaji demi mengatasi masalah operasional karena virus corona.

Melalui surat internal, Uxin memberitahukan pemberhentian karyawan mulai 1 Maret karena masalah operasional. Pekerja yang terdampak akan menrima upah minimum berdasarkan UU di lokasi yurisdiksi profesinya.

"Lebih lanjut, mereka akan kembali bekerja setelah situasi perusahaan pulih," ujar Uxin, dilansir dari KrAsia, Senin (9/3/2020).

Baca Juga: Aplikator Taksi Online Ini Beri Kompensasi Buat Pengemudi yang Kena Corona

Mereka yang tidak diberhentikan dari pekerjaan akan menerima pemotongan gaji sebesar 20%-40% sampai Mei. Secara khusus, gaji karyawan tingkat rendah akan dipotong sekitar 20%-30%.

Perusahaan menambahkan, "sedangkan gaji manajemen senior akan dipotong lebih dari 40%."

Berdiri pada 2011, Uxin menggabungkan platform daring yang memungkinkan penjual menjajakan mobil dan menjangkau pelanggan dengan lebih dari 1.300 pusat layanan, terdiri dari inspeksi, transfer judul konsultasi, dan layanan purna jurnal di seluruh China. Uxin terdaftar di Nasdaq pada Juni 2018 dengan kode UXIN.

Sektor mobil bekas di China sangat dirugikan oleh wabah corona karena orang enggan mengunjungi toko luring. Pada 24 Februari, hanya 39,1% diler mobil bekas China yang kembali beroperasi, menurut data Asosiasi Diler Otomotif China.

 

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement