REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kesuksesan film Warkop DKI Reborn dan Pengabdi Setan di akhir tahun 2017 silam, memantik para sineas lain untuk mencoba peruntungan yang sama untuk mendaur ulang film yang pernah berjaya di masanya. Tak heran sejumlah film remake pun bermunculan di 2018.
Berikut delapan film-film daur ulang di 2018:
Sang Sutradara menyatakan film ini memang terinspirasi dengan Film Bayi Ajaib. Namun dari segi cerita film ini memiliki alur yang berbeda.
"Ini bukan remake Film Bayi Ajaib tahun 1980-an. Cerita Bayi Gaib berbeda sekali dengan Bayi Ajaib," ujar Rizal.
Jika dulu Benyamin Biang Kerok di sutradarai oleh Nawi Ismail dan menghadirkan Benyamin dengan pasangan duetnya Ida Royani, tahun ini film digarap oleh Hanung Bramantyo.
Aktor Reza Rahardian dipercaya memerankan Pengki, Si Biang Kerok yang kerap menghibur. Dulu sosok Pengki sangat lekat dengan komedian Betawi, Benyamin Sueb. Akting Reza dalam film ini dianggap mampu menghadirkan sosok Benyamin. Hal ini diamini putri bungsu Benyamin, Belinda Sahadati Amri.
"Akting Mas Reza, menurut keluarga sih mirip banget dengan bapak saat berakting,” ujar Belinda.
Sayang film yang dibuat bergenre musikal ini justru mendapat kritikan keras dari komunitas Betawi. Film ini disebut-sebut tak menunjukkan budaya Betawi.
Meski keduanya membantah film ini merupakan remake dari Film Jailangkung yang sukses besar di 2001, namun mereka tak menampik ada beberapa adegan yang memang dibuat mirip. Sebagai nostalgia untuk para penonton Jailangkung (2001), kedua sutradara itu menyisipkan beberapa adegan ikonik yang mirip dengan film terdahulu.
Di bulan yang sama, Juni 2018, layar bioskop Tanah Air juga menghadirkan film horor Kuntilanak. Lagi-lagi, Rizal Mantovani menjadi sutradara dibelakang film horor tersebut.
Seperti diketahui, Rizal Mantovani sebelumnya sukses dengan trilogi Kuntilanak 2006, 2007 dan 2008 yang dibintangi Julie Estelle. Di film Kuntilanak (2018), Rizal tak lagi mengaitkan dengan tiga film terdahulu. Kuntilanak (2018) menghadirkan kisah yang berbeda, pun dengan tokoh-tokohnya.
Pada awal Agustus 2018, masyarakat kembali disuguhkan film bergenre horor. Film Kafir: Bersekutu dengan Setan hadir. Sang Produser Kreatif, Upi, menolak menyebut film ini sebagai remake dari film Kafir yang sukses di 2002.
Upi mengatakan awalnya produser Chand Parwez memang memintanya membuat remake film Kafir (2002). Namun ia menolak, lantaran jarak waktu yang dinilai masih terlalu dekat.
Upi pun memakai tokoh Dukun Jarwo yang ada di film terdahulu sebagai benang merah film terbarunya dengan Kafir (2002). Tapi keseluruhan cerita menurutnya berbeda dengan film sebelumnya.
Uniknya film ini mayoritas masih menghadirkan tokoh-tokoh dalam serial Si Doel. Mulai dari Doel, Sarah, Zaenab, Atun hingga Mandra.
Bagi pecinta serial ini, Film Si Doel The Movie seperti membangkitkan memori lama akan serial yang menyuguhkan kehidupan anak muda Betawi di pinggir Jakarta tersebut. Tapi kali ini Si Doel hadir tak sesederhana dulu, film ini justru lebih menonjolkan kehidupan modern Dul.
Efek khusus gaya Hollywood pun mempercantik film yang dibintangi langsung oleh putra sang pencipta Wiro Sableng, Sebastian Tito, yakni Vino G Bastian. Tak sia-sia, Wiro Sableng memborong sejumlah penghargaan di ajang Piala Citra FFI 2018. Film ini juga sempat diputar di Festifal Film Macau 2018, dan mendapat sambutan meriah.
Aktris Luna Maya yang memerankan Suzanna, disebut-sebut berhasil menghadirkan kembali sosok aktris spesialis film horor tersebut. Meski Produser Sunil Soraya menolak menyebut ini sebagai film remake, tapi sejumlah adegan ikonik Suzanna hadir meramaikan. Hasilnya film berhasil menarik tiga juta penonton ke bioskop, sebulan setelah di rilis.