Jumat 13 Jan 2023 00:42 WIB

Dokter Ungkap Hal 'Ajaib' yang Terjadi di Tubuh Pendonor Ginjal

"Tuhan baik dengan orang yang baik (pendonor ginjal)."

Rep: Desy Susilawati/ Red: Qommarria Rostanti
Hal ajaib yang terjadi pada tubuh pendonor usai mendonorkan ginjal. (ilustrasi)
Foto: pixabay
Hal ajaib yang terjadi pada tubuh pendonor usai mendonorkan ginjal. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mendonorkan ginjal pada dasarnya menjadi salah satu bentuk upaya menyelamatkan nyawa seseorang. Pertanyannya kemudian, bagaimana kelanjutan hidup si pendoro seusai memberikan ginjalnya? Apakah dia mampu bertahan hanya dengan satu ginjal? Bagaimana caranya?

Ketua ASRI Urology Center (AUC) Dr dr Nur Rasyid mengatakan, sebelum mendonorkan ginjal, pendonor harus melalui berbagai macam pemeriksaan. Setelah semuanya dinilai baik, maka dokter segera melakukan operasi.

Baca Juga

"Jelas sebelum orang menjadi donor, harus dipastikan kalau ginjalnya diambil satu, ginjalnya akan cukup untuk kehidupannya," ujarnya dalam konferensi pers peluncuran Transplantasi Ginjal Siloam Hospitals ASRI, Kamis (12/1/2023).

Menurut dia, ada batasannya untuk mendonorkan ginjal yaitu glomerular filtration rate atau GFR. Tes GFR bertujuan untuk mengetahui kemampuan ginjal dalam menyaring atau memfiltrasi zat sisa metabolisme tubuh. Tes tersebut diharapkan dapat menunjukkan seberapa optimal dan baik laju filtrasi yang dilakukan oleh ginjal. Ginjal yang sehat memiliki nilai GFR normal yakni 60 mg/dL atau di atasnya.

"Berapa air yang bisa dicuci per menit, itu di atas 80 biasanya," ujarnya.

Berdasarkan pengalaman pasien yang mendonorkan ginjalnya sebelum transplantasi ginjal, GFR-nya 90 sampai 100. Kalau diambil satu tinggal 50. Namun "ajaib"-nya ketika di cek kembali, GFR-nya sudah naik lagi menjadi 98 dengan hanya satu ginjal.

"Jadi, tidak betul bahwa kalau diambil itu akan sisa 50 persen. Tuhan baik dengan orang yang baik (pendonor ginjal-Red). Maka akan terjadi perbaikan, peningkatan fungsi ginjal yang satu tadi," ujarnya.

Salah satu fungsi ginjal adalah mengatur keseimbangan air dan mineral. Dalam 24 jam tubuh membersihkan atau memurnikan sekitar 180 liter cairan. Dimana hasilnya urine yang dikeluarkan satu sampai 1,5 liter. Jika fungsi ginjal terganggu, maka organ tersebut tidak mampu mempertahankan cairan dan elektrolit.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement